Bengkalis, derik45.com – Seorang pria, Rijal Pasaribu (47), ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (7/4/2026) siang. Korban diduga dibunuh oleh anak kandungnya sendiri.
Peristiwa itu terungkap setelah warga melaporkan kejadian mencurigakan kepada kepolisian sekitar pukul 13.19 WIB. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh personel Bhabinkamtibmas bersama piket fungsi Polsek Pinggir yang langsung mendatangi lokasi.
Setibanya di rumah tersebut, petugas mendapati Rijal sudah tidak bernyawa di dalam kamar. Tubuhnya tergeletak dengan luka berat pada bagian kepala dan leher akibat senjata tajam.
Peristiwa berdarah itu diduga berawal dari pertengkaran antara korban dan istrinya pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Korban disebut sempat meminta uang hingga terjadi cekcok. Setelah itu, sang istri pergi ke ladang, sementara korban dan anaknya berada di rumah.
Beberapa jam kemudian, situasi di rumah itu berubah menjadi tragedi. Sekitar pukul 13.00 WIB, korban yang diduga tengah tertidur di kamar diserang oleh anaknya berinisial R.M.M.P. (19). Pelaku diduga mengambil parang dari gudang sebelum melakukan penyerangan berulang kali ke arah kepala dan leher korban.
Serangan tersebut membuat Rijal meninggal di tempat dengan luka yang sangat serius. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami luka terbuka di kepala, leher, dan dada, disertai patah tulang pada tengkorak dan leher.
Tidak lama setelah kejadian, aparat kepolisian mengamankan pelaku di lokasi tanpa perlawanan. Ia kemudian dibawa ke Polsek Pinggir untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Mandau untuk keperluan visum et repertum sebagai bagian dari proses penyidikan. Sementara itu, petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, dan mengamankan barang bukti di rumah tersebut.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif di balik peristiwa tersebut. Dugaan sementara mengarah pada konflik keluarga yang telah berlangsung sebelumnya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.[ril]
Leave a Reply