Bengkalis, detik45.com —Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap menggelar Festival Lampu Colok 2026 meski sebelumnya kegiatan budaya tersebut sempat dibatalkan akibat kebijakan efisiensi.
Dusun Kampung Parit, Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis, menjadi pusat pelaksanaan festival tahun ini. Bupati Bengkalis Kasmarni membuka kegiatan tersebut pada Senin malam, 16 Maret 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Kepala Desa Pangkalan Batang Barat, Ujiyanto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan Bank Riau Kepri Syariah yang mendukung penyelenggaraan festival tersebut. Ia juga menyoroti peran masyarakat, khususnya pemuda desa, dalam mensukseskan kegiatan itu.
“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan pihak sponsor, serta seluruh masyarakat, terutama para pemuda yang telah bergotong royong membangun menara lampu colok,” ujar Ujiyanto.

Sementara itu, Bupati Bengkalis Kasmarni dalam penyampaiannya mengatakan, Festival Lampu Colok merupakan tradisi masyarakat Melayu yang diwariskan secara turun-temurun, terutama menjelang malam terakhir Ramadhan dan menyambut Idul Fitri.
Menurut dia, lampu colok tidak sekadar memperindah kampung melalui susunan lampu minyak yang artistik, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kreativitas, dan semangat gotong royong masyarakat.
Ia menegaskan pemerintah daerah tetap mempertahankan festival tersebut di tengah kebijakan efisiensi.
“Festival Lampu Colok ini merupakan warisan budaya tak benda yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Tradisi ini juga memperkuat kebersamaan masyarakat,” kata Kasmarni.

Ia menambahkan, festival tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga memperkuat identitas budaya Bengkalis serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tradisi daerah.
Festival Lampu Colok tahun ini hanya diikuti 13 peserta dari sejumlah desa/kelurahan di Bengkalis, antaranya, Pangkalan Batang, Pangkalan Batang Barat, Sebauk, Simpang Ayam, Penampi, Teluk Pambang, Lubuk Muda, serta Kelurahan Tanjung Kapal.
Pembukaan festival turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Bengkalis Edi Sakura, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Haris Nur Priatno, perwakilan Bank Riau Kepri Syariah Fajar Restu Febriansyah, Kapolres Bengkalis diwakili Kasat Binmas Polres Bengkalis AKP Kasmandar Subekti, Ketua Baznas Bengkalis Ismail serta tokoh masyarakat.
Usai membuka festival, Kasmarni melanjutkan kegiatan lain yaitu penyerahan paket sembako kepada kaum dhuafa di Lapangan Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis.[ril]
Leave a Reply