Jejak Psikologi di Balik Pembunuhan Ayah Kandung di Bengkalis

Tim psikologi Polda Riau melakukan asesmen kejiwaan terhadap tersangka pembunuhan di Polsek Pinggir, Bengkalis.
📸 Tim Psikologi saat melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap tersangka pembunuhan ayah kandung di Bengkalis.

Bengkalis, detik45.com Kepolisian Resor Bengkalis bersama Polda Riau mendalami kondisi kejiwaan R.M.M.P. (19), tersangka pembunuhan ayah kandungnya, Rijal Pasaribu (47), di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas AIPDA Juliandi Bazrah mengatakan pendalaman dilakukan oleh Tim Psikologi SDM Polda Riau untuk mengurai kondisi psikologis tersangka yang kini ditahan di Polsek Pinggir.

“Pemeriksaan ini untuk melihat kondisi kejiwaan, stabilitas emosi, serta kemungkinan faktor psikologis yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” kata Juliandi, Rabu, 8 April 2026.

Ia menjelaskan pemeriksaan dilakukan melalui wawancara, observasi perilaku, dan serangkaian tes psikologi secara menyeluruh. Tim juga tidak hanya mengandalkan keterangan verbal, tetapi turut mengamati respons dan perilaku tersangka selama proses asesmen berlangsung.

Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi bagian dari pendalaman penyidikan untuk mengungkap motif pembunuhan. “Semua hasil akan dianalisis untuk kepentingan penyidikan,” ucap Juliandi.

Diketahui, kasus ini bermula dari penemuan jasad Rijal di rumahnya di Desa Tasik Serai, Selasa (7/4/2026) siang. Korban ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka di bagian kepala dan leher, sementara pelaku diamankan di lokasi tanpa perlawanan.

Dari penyelidikan awal, peristiwa itu didahului pertengkaran antara korban dan istrinya pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB terkait permintaan uang hingga terjadi cekcok. Setelah itu, sang istri pergi ke ladang, sementara korban dan anaknya berada di rumah.

Sekitar pukul 13.00 WIB, korban yang diduga sedang tertidur di dalam kamar diserang oleh pelaku. Pelaku mengambil parang dari gudang sebelum melakukan penyerangan berulang kali ke arah kepala dan leher korban hingga hampir putus.

Hingga kini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan psikologis untuk melengkapi pengungkapan motif pembunuhan tersebut.[ril]

 

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto? Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555 via EMAIL: redaksidetik45@gmail.com (mohon dilampirkan data diri Anda)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*