Agung Nugroho: Program MBG Dorong PAD Pekanbaru Tembus Rp1,2 Triliun, Pajak Kuliner Naik 32 Persen

JAKARTA, detik45.com– Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengungkapkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru. Program nasional tersebut dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan penerimaan daerah dari berbagai sektor.

Agung menyampaikan, PAD Kota Pekanbaru saat ini mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp800 miliar, kini nilainya telah mencapai sekitar Rp1,2 triliun.

Menurutnya, kenaikan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, salah satunya implementasi Program Makan Bergizi Gratis yang telah berjalan di daerah.

“Program MBG memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Aktivitas usaha meningkat dan berkontribusi terhadap penerimaan daerah,” ujar Agung, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, peningkatan paling menonjol terjadi pada sektor pajak makanan dan minuman serta retribusi daerah yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Bahkan, penerimaan pajak dari sektor makanan dan minuman pada triwulan pertama tahun ini tercatat meningkat hingga 32 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Menurut Agung, meningkatnya transaksi di sektor kuliner menjadi salah satu indikator bahwa program tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal.

Selain berdampak pada penerimaan pajak, Program MBG juga dinilai menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian Kota Pekanbaru. Berbagai sektor usaha ikut berkembang sehingga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.

“Program ini mendorong pergerakan ekonomi di berbagai sektor. Dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga masyarakat melalui bertambahnya kesempatan kerja,” katanya.

Terkait kekhawatiran adanya penurunan omzet kantin sekolah akibat pelaksanaan Program MBG, Agung memastikan kondisi tersebut tidak terjadi di Pekanbaru.

Ia mengatakan, para pelajar tetap melakukan transaksi di kantin sekolah meski telah memperoleh makanan bergizi gratis dari pemerintah. Siswa masih membeli makanan ringan, minuman, maupun kebutuhan lain yang dijual di kantin.

“Kantin sekolah tetap berjalan normal karena anak-anak masih berbelanja sesuai kebutuhan mereka,” ujarnya.

Agung berharap berbagai program pemerintah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus berlanjut. Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, manfaatnya diyakini akan dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas fiskal daerah melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

“Semakin baik pertumbuhan ekonomi, semakin besar pula manfaat yang diterima masyarakat dan pemerintah daerah melalui peningkatan PAD,” pungkasnya.

Berita: Advetorial Pemko Pekanbaru

Editor: Emos

 

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto? Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555 via EMAIL: redaksidetik45@gmail.com (mohon dilampirkan data diri Anda)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*