Bengkalis, detik45.com – Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menyusun arah kebijakan lingkungan tiga tahun ke depan melalui Forum Group Discussion (FGD) Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH). Pertemuan berlangsung di Ruang Zahari, Kantor Bappeda Bengkalis, Selasa, 2 Desember 2025.
Forum dibuka Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Syahruddin, mewakili Bupati Bengkalis. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyusunan RPPLH bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi fondasi keputusan pembangunan yang harus berpihak pada kelestarian wilayah.
Bupati Kasmarni, melalui teks sambutan yang dibacakan Syahruddin, menekankan perlunya sinergi antarsektor agar dokumen induk ini menjadi pijakan kuat dalam menetapkan isu prioritas lingkungan. “Pembangunan ke depan harus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
RPPLH menjadi instrumen hukum utama yang akan ditetapkan melalui Peraturan Daerah, sebagaimana mandat Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2025 tentang Perencanaan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dokumen ini memuat data dasar, kondisi ekologis terkini, hingga arah kebijakan pengelolaan lingkungan yang wajib dipatuhi seluruh perangkat daerah.
FGD kali ini menghadirkan dua narasumber: Rania Hana dari Kementerian Lingkungan Hidup serta Melque Hasudungan, Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Madya dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau. Keduanya mengulas kebutuhan data valid, pemetaan masalah prioritas, serta langkah-langkah teknis penyusunan RPPLH.
Peserta terdiri dari perwakilan dinas, akademisi, organisasi lingkungan, hingga pemerhati lokal. Mereka didorong menyampaikan masukan terbuka, terutama terkait tekanan lingkungan yang dihadapi Bengkalis—mulai dari degradasi lahan hingga tantangan pesisir.
Syahruddin menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan kolaborasi luas agar RPPLH dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan ekologi pulau. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Melalui kolaborasi ini, kami berharap Bengkalis tumbuh sebagai daerah maju, hijau, dan tangguh terhadap perubahan iklim,” katanya.[ril]
Leave a Reply