Bengkalis, detik45.com — Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali dihadapkan pada ujian yang berulang setiap berakhirnya masa reses DPRD. Sejauh mana masukan warga yang dihimpun wakil rakyat benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan dan program pembangunan. Ujian itu mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Reses Masa Persidangan I Tahun 2026, Senin, 19 Januari 2026.
Rapat yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Bengkalis tersebut dipimpin Ketua DPRD Septian Nugraha, didampingi Wakil Ketua II Hendrik Firnanda, serta dihadiri 27 anggota DPRD. Laporan yang disampaikan merupakan rangkuman hasil kunjungan anggota dewan ke daerah pemilihan masing-masing sejak 6 November hingga 11 Desember 2025.
Septian menjelaskan, kegiatan reses menjadi sarana formal DPRD untuk menyerap keluhan, kebutuhan, dan usulan pembangunan langsung dari masyarakat. Seluruh masukan tersebut kemudian dirumuskan dalam laporan fraksi sebagai bahan pertimbangan pemerintah daerah.
Dalam rapat paripurna itu, laporan hasil reses disampaikan oleh tujuh fraksi, yakni PDI Perjuangan, NasDem, Gerindra, PKS, PKB, Bintang Demokrat Karya, serta Amanat Persatuan. Penyerahan laporan tersebut sekaligus menandai dimulainya tahapan krusial berikutnya: pembahasan dan penentuan prioritas tindak lanjut.
Mewakili Bupati Bengkalis, Sekretaris Daerah dr. Ersan Saputra menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses DPRD. Ia menegaskan bahwa serapan aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif.
“Reses menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan kebutuhan secara langsung, dan itu penting sebagai bahan perencanaan pemerintah daerah,” ujar Ersan. Ia mengatakan, tindak lanjut atas masukan tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan prioritas pembangunan serta kemampuan keuangan daerah.
Menurut Ersan, keberlanjutan tindak lanjut menjadi kunci agar hasil reses tidak kehilangan makna di tingkat kebijakan. “Kami berharap hasil reses ini benar-benar mendorong pembangunan yang tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Rapat paripurna turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ed Efendi, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Syahrudin, serta sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.[ril]
Leave a Reply