Bengkalis Mulai E-Ticketing Roro Air Putih-Sungai Selari

Bupati Bengkalis Kasmarni menandatangani kerja sama penerapan E-Ticketing Pelabuhan Roro Bengkalis.
📸 Bupati Bengkalis Kasmarni saat menandatangani kerja sama penerapan tiket elektronik penyeberangan Roro Air Putih-Sungai Selari, Selasa, 5 Mei 2026.

Bengkalis, detik45.com Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem tiket elektronik untuk penyeberangan Roro Air Putih-Sungai Selari. Pemerintah daerah menargetkan kebijakan ini dapat mengurangi antrean kendaraan sekaligus memperbaiki tata kelola penyeberangan di jalur utama mobilitas masyarakat tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis menandai penerapan E-Ticketing Roro Bengkalis melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Gerbang Berkah Solusi Indonesia (GBSI) di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Selasa, 5 Mei 2026.

Bupati Bengkalis, Kasmarni, mengatakan digitalisasi sistem tiket menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas layanan publik. Menurut dia, sistem elektronik itu akan membuat proses penyeberangan lebih tertib, cepat, dan transparan.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan langkah konkret dalam mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik, khususnya pengelolaan tiket elektronik di Pelabuhan Roro Bengkalis,” kata Kasmarni.

Ia mengatakan pemerintah daerah juga menyiapkan sistem tersebut untuk menekan antrean panjang kendaraan yang selama ini kerap terjadi di pelabuhan penyeberangan. Selain itu, pemerintah ingin meningkatkan akuntabilitas pengelolaan tiket.

“Dengan demikian, layanan kepada masyarakat menjadi lebih profesional dan tertib,” ujarnya.

Pelabuhan Roro Air Putih-Sungai Selari selama ini menjadi jalur penting bagi mobilitas warga dan distribusi barang di Bengkalis. Karena itu, pemerintah daerah menilai modernisasi sistem tiket penting untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan ekonomi daerah.

Melalui penerapan E-Ticketing Roro Bengkalis, pemerintah daerah berharap proses transaksi tiket berlangsung lebih cepat dan terukur. Sistem itu juga akan meminimalisasi praktik pelayanan yang tidak sesuai prosedur sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jasa penyeberangan.

Kasmarni mengatakan pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pembenahan layanan publik berbasis teknologi.

“Di satu sisi kita memperkuat pembangunan daerah, dan di sisi lain kita terus mendorong modernisasi pelayanan publik berbasis teknologi demi mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera serta unggul di Indonesia,” katanya.

Penandatanganan kerja sama itu turut dihadiri unsur KSOP, Syahbandar Bengkalis, perusahaan pelayaran, dan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bengkalis.[ril]

 

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto? Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555 via EMAIL: redaksidetik45@gmail.com (mohon dilampirkan data diri Anda)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*