Pekanbaru, detik45.com — Persaingan menuju kursi kepala sekolah di Riau memasuki tahap penentuan. Dari sekitar sembilan ribu guru yang mendaftar sejak awal proses, kini hanya lima ratus peserta yang masih bertahan untuk memperebutkan 69 jabatan kepala sekolah SMA dan SMK negeri.
Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi, menilai antusiasme besar tersebut mencerminkan dorongan kuat para pendidik untuk mengambil peran strategis dalam memajukan sekolah. “Kita apresiasi peminatnya sangat banyak. Dari sekitar 9 ribu pendaftar yang memenuhi syarat administrasi, proses seleksi terus berjalan,” ujarnya, Rabu, 4 Februari 2026.
Syahrial menyebut penyaringan dilakukan berlapis hingga menyisakan peserta yang dianggap paling siap. “Kemarin, peserta yang masih mengikuti seleksi tersisa sekitar 500 orang lagi,” katanya.
Seluruh tahapan disusun transparan dan objektif. Penilaian akan terus mengerucut hingga fase akhir. “Ketika sudah tinggal tiga besar, bisa saja ada tahapan wawancara. Tapi kita masih menunggu arahan pimpinan,” tambah dia. Sekdaprov memastikan seleksi berlangsung kredibel sejak awal.
Verifikasi berkas yang dikerjakan Dinas Pendidikan Riau hingga 30 Januari 2026 menjadi pintu awal untuk menilai kelayakan administrasi para pelamar sebelum masuk ke penilaian kompetensi dan rekam jejak.
Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, menekankan pentingnya pengawasan menyeluruh selama proses berlangsung. “Saya sudah minta Sekda untuk mengingatkan jajarannya agar bekerja dengan baik dan menjaga integritas selama proses seleksi berlangsung,” tuturnya.
Hariyanto mengimbau peserta agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan. “Jangan percaya calo-calo yang mengaku tim ini atau tim itu. Tidak ada itu,” kata dia.
Pemerintah Provinsi membuka ruang pelaporan jika peserta atau masyarakat menemukan kejanggalan. “Kalau ada yang macam-macam, silakan laporkan. Identitas pelapor akan kami jaga,” ujar SF Hariyanto. Menurutnya, proses akan berjalan tenang selama setiap pihak mengikuti aturan.[ril]
Leave a Reply