Kapolresta Berhasil Mengungkapkan Kasus Tindak Pembunuhan Berencana di Lingkungan Polresta

Ket Foto : Polresta Pekanbaru Menggelarkan Konferensi Pers Terkait Kasus Tindak Pembunuhan Berencana atau Penganiayaan yang Menyebabkan Hilangnya Nyawa Seseorang di Lingkungan Polresta Pekanbaru (Foto : Humas Polresta Pekanbaru)

PEKANBARU, detik45.com – Polresta Pekanbaru menggelarkan Konferensi Pers terkait “Kasus Tindak Pembunuhan Berencana atau Penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang”, di lingkungan Polresta Pekanbaru, Jumat (6/5/2022).

Menurut Kapolresta bahwa kejadian ini cukup lama pengungkapanya, lebih kurang 9 Tahun dikarenakan tersangka ini pandai bersembunyi-sembunyi atau berpindah-pindah tempat, sehingga penyelidik Polresta agak kesulitan menemukan pelaku,” ujar Pria Budi Kaporesta Pekanbaru.

Alhamdulillah berkat kerja terus-menurus tanpa menyerah merupakan kewajiban mengungkap kasus pembunuhan berencanaan.

Pada tanggal 25 Juli kemarin, dari Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru dan Brismob Polresta Pekanbaru berhasil menemukan tersangka ini, di Kampung Nelayan Belawan di Medan. Dan tersangka berhasil kita bawa ke Pekanbaru untuk diminta pertanggungjawabanya,” ucap Kapolresta Pekanbaru.

Dapat kami jelaskan, bahwa kejadian ini terjadi di hari sabtu tanggal (29/06/2013). Bisa dihitung dari tahun 2013 – 2022 atau lebih kurang 9 Tahun baru berhasil di ungkap,” jelas Kapolres.

Jadi Tempat Kejadian Perkaranya (TKP) di Indra Puri Ujung di Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru. Untuk tersangka inisial (RTS) dan kemudian korbanya berinisial (BT). Hubungan antara tersangka dan korban masih keponakan istrinya. Motif kejadian yaitu karena pelaku marah kepada korban yang membawa istri dan anaknya tanpa sepengetahuan oleh pelaku.

Kronologisnya yaitu pelaku dan istrinya sering cekcok dan informasi yang didapat bahwa pelaku sering memukul istrinya, sehingga keponakan ini sekaligus korban ini atau keponakan istrinya, menjemputlah kerumahnya pelaku untuk membawa istri dan anaknya pelaku untuk dibawa kerumahnya korban, namun ketahuan oleh pelaku maka pelaku mengikuti dengan sepeda motornya dan korban juga membawa sepeda motor begoncengan dengan istri dan anaknya pelakunya. Di tengah perjalanan dibelilah bensinnya, sehingga di TKP itu di stop kendaraan korban oleh pelaku, kemudian pelaku langsung menyiram bensin ke korban dan langsung membakarnya ditempat, sehingga tersangka tersebut lalu melarikan diri dari TKP dan korban seketika itu langsung dibantu oleh masyarakat dibawa kerumah sakit umum dan dirawat selama 6 hari, namun setelah 6 hari korban lalu meninggal dunia,” ujar Kapolresta Pekanbaru.

Sehinggal pelaku dikenakan Pasal 340 atau Pasal 338 dan Pasal 351 Ayat 3 KHUPidana dengan hukuman penjara seumur hidup,” tutup Pria Budi Kapolresta Pekanbaru.

Sumber : Humas Polresta Pekanbaru
Editor    : Adi Umar

 

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto? Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555 via EMAIL: redaksidetik45@gmail.com (mohon dilampirkan data diri Anda)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*